Menghapus "Love U"

Rabu, 19 Desember 2018

Persahabatan yang nakal. Itulah istilah yang tepat untuk hubungan kami berdua.

Seiring hari demi hari berjalan, kami sudah mulai sering mengucapkan "I miss u", "I love u", dan "I need u".

Canda senda gurau kami pun mulai menjurus sebagai sepasang kekasih yang tidak mau kami akui tapi kami berlaku demikian.

Kita berdua komitmen untuk saling menjaga hati. Miss U pun meminta agar diingatkan jika dirinya kebablasan.

Namun, ketika saya memutuskan untuk menghapus ucapan "I love u" dan emoji-emoji gambar love, saya yakin dia akan merasa berat, mungkin merengut, bahkan sedih. Itu terlihat dari respon pesan yang singkat-singkat dan terkesan kata "G" bentuk penolakan.

Akibatnya, hari ini berujung dengan rasa kesal yang dipendamnya.

Komentar