Pertemuan Ketiga, Dia Semakin Muda

Datang dengan tas ransel yang berat dan celana levis yang robek pada paha kirinya, saya datang ke sekolahnya. Celana terpaksa apa adanya, karena memang tidak ada celana yang lebih baik dari yang saya pakai di hari ini.

Jam 09 pagi  itu, anak-anak kelas waktunya istirahat setelah melalui ujian PAS.

Saat saya memasuki kelasnya, kulihat dia secara langsung untuk ketiga kalinya, setelah sekitar 19 tahun kami berpisah.

Hati ini senang. Seakan-akan wajahnya lebih mudah dari pertama dan kedua kami bertemu.

Seperti pertemuan pertama di sekolah yang sama, ia mengatakan dirinya grogi. sampai mengucur keringat.

Meski percakapan dan transaksi kami berhias ramainya musik candaan anak-anak kelas, saya dan dia jelas merasakan kebahagiaan, yang kemudiaan kami masing-masing mengungkapkannya melalui WA.

Hari Senin, 3 Desember 2018. Alhamdulillah, hari ini kesalnya tak terasa di dalam pesannya.

Komentar